Sukoharjonews.com – Jeruk bali adalah buah sitrus yang kaya akan nutrisi penting, yang bermanfaat bagi kulit, mata, dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari jeruk bali.
Dilansir dari Healthshots, Selasa (8/9/2026), jeruk bali memiliki cita rasa yang tajam atau perpaduan rasa asam dan sedikit pahit. Buah sitrus yang berasal dari Pulau Barbados ini sebagian besar terdiri dari air. Selain menghidrasi tubuh, buah ini juga kaya akan vitamin dan mineral, menjadikannya pilihan buah yang menyehatkan.
Jeruk bali umumnya tersedia dalam varietas daging buah berwarna merah muda dan merah; buah ini dapat membantu penurunan berat badan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung kesehatan kulit, dan bahkan membantu menjaga sensitivitas insulin. Simak informasi lebih lanjut mengenai manfaat kesehatan jeruk bali yang mudah dimasukkan ke dalam pola makan Anda.
Apa saja manfaat kesehatan jeruk bali?
Mengonsumsi jeruk bali sangat bermanfaat karena buah ini memiliki berbagai khasiat kesehatan:
1. Kesehatan pencernaan
Meskipun kandungan seratnya tidak terlalu tinggi, jeruk bali tetap bermanfaat bagi kesehatan pencernaan Anda. Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), sekitar 100 gram jeruk bali mengandung hampir 2 gram serat. Kandungan serat ini dapat membantu mencegah sembelit dan meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam tubuh, ujar ahli gizi Samreen Saniya.
2. Pengelolaan berat badan
Kandungan serat dalam jeruk bali juga membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Rasa kenyang yang lebih lama membuat Anda makan lebih sedikit, yang pada akhirnya dapat membantu penurunan berat badan, ungkap sang ahli.
3. Baik untuk hidrasi
Jeruk bali kaya akan kandungan air yang dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi. Menurut data USDA, sekitar 100 gram jeruk bali mengandung 88,1 gram air. Tubuh memerlukan hidrasi yang cukup agar dapat berfungsi dengan optimal. Beberapa fungsi penting hidrasi meliputi penyaluran nutrisi ke sel-sel tubuh, perlindungan sendi dan organ, serta pengaturan suhu tubuh.
4. Baik untuk kesehatan kulit
Jeruk bali mengandung vitamin C yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, kulit terbakar (sunburn), peradangan, dan penuaan dini, kata Saniya. Menurut USDA, Anda bisa mendapatkan 31,2 mg vitamin C dengan mengonsumsi 100 gram jeruk bali merah (grapefruit).
5. Dapat meningkatkan kekebalan tubuh
Karena mengandung cukup banyak vitamin C, jeruk bali merah dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh yang pada gilirannya melindungi kita dari penyakit. Menurut sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal “Nutrients”, orang yang mengonsumsi vitamin C mungkin pulih dari flu biasa lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya.
6. Kesehatan mata
Menurut para ahli, kandungan beta-karoten dalam jeruk bali merah bermanfaat bagi kesehatan mata. Zat ini dapat membantu menjaga permukaan mata tetap lembap dan sehat, sehingga Anda terhindar dari masalah seperti mata kering.
7. Dapat mengurangi resistensi insulin
Menurut studi yang diterbitkan dalam “Journal of Medicinal Food” pada tahun 2006, partisipan yang mengonsumsi jeruk bali merah tiga kali sehari sebelum makan mengalami penurunan kadar insulin dan resistensi insulin dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi buah sitrus tersebut. Para ahli menyatakan bahwa kandungan nutrisi seperti serat serta vitamin C dan A dalam jeruk bali merah dapat membantu mengatasi resistensi insulin dan mencegah diabetes.
8. Dapat menurunkan risiko stroke iskemik
Menurut American Heart Association, buah sitrus seperti jeruk bali merah mengandung flavonoid yang dapat menurunkan risiko stroke iskemik pada wanita. Stroke iskemik terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak berkurang atau tersumbat, sehingga jaringan otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.
Mengonsumsi jeruk bali merah secara rutin umumnya aman, namun sebaiknya dilakukan sebagai bagian dari pola makan seimbang. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi setengah buah jeruk bali merah per hari. Anda bisa menyantapnya sebagai camilan sebelum makan atau menikmatinya dalam bentuk jus buah. Buah ini juga bisa ditambahkan ke dalam salad buah maupun jus segar.
Jeruk bali merah dan obat-obatan
Menurut para ahli, banyak obat resep dipecah atau dimetabolisme dengan bantuan enzim CYP3A4 di usus halus. Namun, jika Anda mengonsumsi jeruk bali merah secara berlebihan, buah ini dapat menghambat kerja enzim CYP3A4. Akibatnya, jumlah obat yang masuk ke aliran darah bisa meningkat dan obat tersebut bertahan lebih lama di dalam tubuh.
Sebagai contoh, jika Anda banyak mengonsumsi jus jeruk bali (grapefruit) atau memakannya secara berlebihan saat sedang mengonsumsi obat penurun kolesterol, kadar obat tersebut bisa menumpuk terlalu banyak di dalam tubuh Anda. Hal ini dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
Apa saja efek samping jeruk bali?
Selain memiliki manfaat, jeruk bali juga memiliki sejumlah efek samping:
– Jeruk bali dapat memengaruhi metabolisme obat dan mengurangi efektivitas obat tersebut.
J- eruk bali mengandung kadar kalium yang tinggi, sehingga penderita penyakit ginjal mungkin kesulitan membuang kelebihan kalium dari tubuh.
– Buah ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi, sehingga dapat memperparah gejala nyeri ulu hati (heartburn).
– Meskipun bermanfaat, orang dengan gangguan lambung sebaiknya menghindari buah sitrus ini. (nano)
Tinggalkan Komentar