
Sukoharjonews.com -Jane Birkin, seorang aktris, penyanyi, dan sosok yang menginspirasi pembuatan Hermes Birkin meninggal dunia di usia 76 tahun.
Dilansir dari Mayo Clinic, Rabu (19/7/2023), ia ditemukan tewas di kediamannya, Minggu (16/7). Meski demikian, belum ada informasi lanjutan terkait penyebab kematiannya.
Sejak tahun 1990-an, Birkin diketahui telah mengidap leukemia. Selama beberapa tahun, ia pun telah berjuang melawan kanker darah yang menurutnya tidak terlalu menyakitkan itu. Di tengah kondisi yang tak baik, ia tetaplah optimis dengan kesembuhannya.
“Saya selalu menjadi orang yang sangat optimis, dan saya menyadari bahwa saya masih membutuhkan sedikit waktu untuk dapat kembali ke atas panggung dan bersama kalian,” ucap Birkin, seperti yang dikutip dari Page Six.
Lalu, Birkin pun pernah mengalami stroke pada 2021 yang membuatnya harus membatalkan konser. Tak cuma itu, ia juga sempat dikabarkan mengalami patah tulang belikat.
Ini Penyebab dan Gejala Penyakit Leukemia
Seperti pemaparan di atas, diketahui Birkin telah berjuang dengan penyakit leukemianya sejak tahun 1990-an. Tentu itu bukanlah hal yang mudah, ia harus berjuang dan menahan sakit yang kian menggerogoti dirinya.
Penyebab Leukemia
Mengutip Cleveland Clinic, leukemia dimulai ketika DNA dari satu sel di sumsum tulang berubah (bermutasi). DNA adalah ‘kode instruksi’ yang memberi tahu sel kapan harus tumbuh, bagaimana berkembang dan kapan harus mati.
Karena mutasi tersebut, sel leukemia terus berkembang biak. Semua sel yang muncul dari sel mutasi asli juga memiliki DNA yang bermutasi. Adapun para ilmuwan sendiri tak tahu apa yang menyebabkan sel-sel ini bermutasi.
Namun, mereka telah mengidentifikasi beberapa mutasi umum yang dialami orang yang didiagnosis dengan berbagai jenis leukemia, yakni:
1. Leukemia limfositik akut (ALL), jenis leukemia yang umumnya terjadi pada anak kecil, tapi bisa juga terjadi pada orang dewasa.
2. Leukemia myelogenous akut (AML), jenis leukemia yang umum, pada anak kecil dan dewasa.
3. Leukemia limfositik kronis (CLL), jenis 4. leukemia dewasa kronis yang paling umum. Awalnya merasa sehat selama bertahun-tahun tanpa perlu perawatan.
4. Leukemia myelogenous kronis (CML), jenis leukemia yang tidak bergejala selama berbulan atau bertahun-tahun.
5. Jenis leukemia lain yang lebih jarang, termasuk leukemia sel berbulu, sindrom myelodysplastic dan gangguan myeloproliferatif.
Lalu, ada beberapa faktor risiko terkena leukemia, seperti yang dikutip dari Mayo Clinic. Meliputi:
-Seseorang yang pernah menjalani pengobatan kanker sebelumnya.
-Gangguan genetik
-Paparan bahan kimia tertentu
-Merokok
-Riwayat keluarga
Gejala Leukemia
Mengutip Cancer Council, sebagian orang tidak mengalami gejala leukemia. Hal ini karena gejalanya yang ringan, tapi perlahan akan semakin memperburuk.
Adapun beberapa gejala utamanya, adalah:
-Kelelahan dan anemia, kulit pucat, lemah dan sesak napas.
-Infeksi berulang, seperti sariawan, sakit tenggorokan, demam, berkeringat, batuk, sering buang air kecil dengan iritasi, luka dan goresan terinfeksi.
-Peningkatan memar dan pendarahan.
-Masalah penglihatan.
-Kelenjar getah bening yang membesar.
-Sakit kepala.
-Sakit tulang
-Nyeri dada, dan lainnya. (patrisia argi)



Facebook Comments