7 Alasan Mengapa Anda Harus Menambahkan Jahe ke Dalam Program Diet

Ketahui manfaat kesehatan jahe. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Tahukah Anda bahwa jahe adalah keajaiban alami yang mengandung beberapa khasiat? Dari sakit perut hingga mengurangi risiko penyakit jantung, ketahui manfaat jahe.

Dapur India dipenuhi dengan beberapa bahan terbaik yang kaya akan nutrisi. Bahan-bahan ini menawarkan banyak manfaat kesehatan. Salah satu pengobatan kuno yang menawarkan bantuan dan dukungan untuk kesejahteraan Anda secara keseluruhan adalah jahe. Akar sederhana ini adalah sumber manfaat kesehatan yang luar biasa. Dari menawarkan efek menenangkan pada perut hingga sifat anti-inflamasi yang ampuh, ada banyak manfaat jahe yang harus Anda ketahui.

Dikutip dari laman Healthshots, Minggu (4/1/2026), jahe adalah jenis tanaman dalam keluarga Zingiberaceae, yang menawarkan banyak manfaat kesehatan. Jahe juga memiliki rasa yang kuat dan sedikit manis. Tanaman ini berasal dari Tiongkok selatan, dan rimpang jahe, atau akarnya, digunakan dalam masakan dan pengobatan baik dalam bentuk segar maupun kering. Digunakan selama ribuan tahun untuk tujuan pengobatan, jahe adalah akar ampuh yang menawarkan beberapa manfaat kesehatan.

Manfaat Kesehatan Jahe
Berikut adalah manfaat kesehatan jahe yang harus Anda ketahui:

1. Sifat Anti-inflamasi
Jahe mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol, yang telah menunjukkan sifat anti-inflamasi. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Molecules menemukan bahwa jahe mengandung sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Menambahkannya ke dalam makanan Anda dapat membantu mengurangi peradangan dan memberikan bantuan dari kondisi seperti osteoartritis. Beberapa penelitian telah menunjukkan efek positif dalam mengurangi rasa sakit dan meningkatkan fungsi sendi pada individu dengan kondisi ini.

2. Membantu Pencernaan
Apakah Anda mengalami masalah pencernaan akhir-akhir ini? Anda dapat menambahkan jahe ke dalam makanan Anda. Studi telah menunjukkan bahwa jahe telah lama digunakan sebagai obat untuk masalah pencernaan. Studi telah menunjukkan bahwa jahe memiliki efek positif pada waktu yang dibutuhkan seseorang untuk mencerna makanan. Menambahkan jahe ke dalam makanan Anda juga dapat membantu Anda mengatasi masalah pencernaan seperti sakit perut, kembung, merasa terlalu kenyang, mual, dan sindrom iritasi usus besar (IBS).

3. Meredakan nyeri menstruasi
Nyeri saat menstruasi mungkin umum terjadi pada siklus menstruasi yang tidak teratur, tetapi beberapa kondisi medis seperti endometriosis juga dapat menyebabkan masalah ini. Nyeri berlebihan yang membuat Anda absen kerja atau sekolah bisa disebabkan oleh kondisi yang disebut dismenore. Beberapa penelitian, termasuk yang diterbitkan di Jurnal Obstetri dan Ginekologi Taiwan, menemukan bahwa jahe dapat membantu meredakan dismenore.

4. Menjaga kadar kolesterol tetap terkontrol
Tahukah Anda bahwa peningkatan kadar kolesterol dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung? Sebaiknya kadar kolesterol tetap terkontrol untuk mencegah penyakit. Sebuah studi yang diterbitkan di Jurnal Nutrisi menemukan bahwa jahe mengandung sifat yang mengurangi kadar kolesterol LDL “jahat”. Namun, Anda harus menghindari konsumsi jahe dalam dosis tinggi.

5. Dapat menurunkan kadar gula darah
Jahe bahkan mungkin mengandung sifat anti-diabetes yang akan membantu Anda menurunkan berat badan. Sebuah studi yang diterbitkan di Jurnal Penelitian Farmasi Iran menemukan bahwa penderita diabetes tipe 2 yang mengonsumsi jahe setiap hari mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan. Penelitian juga menunjukkan bahwa jahe membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi komplikasi yang berkaitan dengan diabetes.

6. Mengurangi risiko penyakit jantung
Mengonsumsi jahe dalam makanan membantu mengurangi kadar kolesterol, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi penyakit kardiovaskular. Meskipun penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe dapat memberikan efek positif pada kesehatan jantung, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efek ini.

7. Mungkin memiliki sifat antikanker
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa jahe mungkin memiliki sifat antikanker dan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology menemukan bahwa jahe mengandung sifat antikanker. Namun, penelitian lebih lanjut sangat penting untuk memvalidasi temuan ini dan memahami mekanisme yang terlibat.

Meskipun jahe kaya akan berbagai nutrisi, jahe bukanlah bahan ajaib yang akan membantu menangkal infeksi dan penyakit. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya, terutama jika Anda memiliki penyakit penyerta. Selain itu, Anda harus selalu mengonsumsinya dalam jumlah sedang untuk menghindari komplikasi. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar