Sukoharjonews.com – Bayam kaya akan vitamin dan antioksidan, bayam dapat bermanfaat bagi otak, mata, darah, dan banyak lagi. Sudah lebih dari 60 tahun sejak tokoh kartun Popeye pertama kali muncul. Sejak saat itu, hidangan favorit pelaut tercinta — bayam — telah mendapatkan banyak penggemar. Rata-rata orang Amerika saat ini makan sekitar 1,5 pon sayuran hijau berdaun ini setiap tahun.
Apakah bayam baik untuk Anda?
Dikutip dari Clevelandclinic, Rabu (1/1/2025), bayam adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Bayam rendah kalori tetapi kaya akan vitamin, nutrisi, dan serat yang mengenyangkan — menjadikannya makanan super. Ditambah lagi, sayuran hijau yang bersahaja ini lebih beraroma daripada selada tetapi tidak terlalu pahit daripada kangkung.
Manfaat kesehatan bayam
Berikut ini sejumlah alasan untuk makan lebih banyak bayam:
1. Menawarkan sumber nutrisi rendah kalori dan rendah lemak
Dua pertiga cangkir (100 gram) bayam mentah memiliki 23 kalori, 3,6 gram karbohidrat, 3 gram protein, dan nol kolesterol atau lemak.
2. Melindungi dari penyakit
Bayam memiliki berbagai antioksidan, termasuk karotenoid seperti beta-karoten dan lutein.
Zat kimia alami ini (fitokimia) melindungi tanaman — dan Anda — dari bakteri, jamur, parasit, dan virus. “Antioksidan meminimalkan efek merusak dari radikal bebas,” kata Kopp.
Molekul-molekul ini dapat menumpuk di tubuh Anda, menyebabkan kerusakan sel yang menyebabkan kondisi kronis seperti kanker, penyakit autoimun, dan penyakit Alzheimer. Dan jika Anda menderita diabetes, asam alfa-lipoat antioksidan dalam bayam dapat menjaga kadar glukosa tetap rendah dan meningkatkan respons Anda terhadap insulin.
3. Menurunkan tekanan darah
Kadar kalium yang tinggi dalam bayam (dua pertiga cangkir mengandung hampir 600 miligram) merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Kalium juga membantu ginjal membuang kelebihan natrium. Tekanan darah tinggi dan kelebihan natrium dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan kerusakan ginjal.”
Bayam mengandung banyak magnesium dan folat, vitamin B. Nutrisi ini membantu Anda membuat oksida nitrat, molekul yang menurunkan tekanan darah. Bayam juga mengandung nitrat, zat kimia yang melebarkan pembuluh darah. Satu penelitian menemukan bahwa peserta yang minum minuman bayam memiliki tekanan darah rendah hingga lima jam setelah menghabiskan minuman tersebut.
4. Meningkatkan kesehatan otak
Bayam dapat menjaga pikiran Anda tetap tajam. Satu penelitian menemukan bahwa mengonsumsi setengah cangkir bayam matang atau sayuran hijau lainnya setiap hari memperlambat perubahan memori terkait usia. Kadar antioksidan, folat, dan filokuinon yang tinggi (sejenis vitamin K yang ditemukan dalam sayuran hijau) membantu melindungi sel-sel otak.
Nutrisi tersebut juga dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Nutrisi tersebut menghentikan protein menumpuk di otak dan mengurangi peradangan.
5. Meningkatkan kesehatan usus
Dua pertiga cangkir bayam mentah mengandung sekitar 2 gram serat tak larut. “Tubuh Anda tidak dapat dengan mudah memecah jenis serat ini, sehingga Anda merasa kenyang lebih lama,” catat Kopp. Serat juga menambah jumlah tinja, membantu mencegah sembelit.
6. Mendukung kesehatan darah
Bayam kaya akan zat besi non-heme (berbasis tanaman), menjadikannya pilihan yang sangat baik jika Anda mengikuti rencana makan vegetarian atau vegan. Zat besi membantu tubuh Anda membuat hemoglobin, protein sel darah merah yang membawa oksigen ke organ dan jaringan.
Sayangnya, Anda tidak menyerap zat besi non-heme dari makanan berbasis tanaman sebaik Anda menyerap zat besi heme dari sumber hewani seperti daging sapi, hati, dan ayam. Hal ini karena senyawa tertentu dalam bayam, seperti polifenol dan asam oksalat (oksalat), dapat menempel pada zat besi, yang memengaruhi seberapa banyak tubuh Anda menyerapnya.
Menggabungkan makanan yang tinggi vitamin C dengan makanan yang tinggi zat besi, seperti bayam, dapat memaksimalkan penyerapan zat besi non-heme. Vitamin C (asam askorbat) mengikat zat besi, sehingga tubuh Anda lebih mudah menyerap kedua nutrisi tersebut.
7. Melindungi penglihatan
Lutein dan antioksidan lain yang disebut zeaxanthin dalam bayam berhubungan dengan vitamin A dan beta-karoten yang ditemukan dalam wortel. Antioksidan ini membantu melindungi mata Anda dari kerusakan akibat sinar matahari. Antioksidan ini juga dapat menurunkan risiko gangguan mata, seperti katarak terkait usia.
Satu penelitian kecil menemukan bahwa mengonsumsi setengah cangkir bayam beku setiap hari selama dua bulan meningkatkan kadar lutein dan pigmen mata. Kadar pigmen yang tinggi dapat menurunkan risiko degenerasi makula.
Karena vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak, Anda akan menyerap lebih banyak antioksidan jika Anda mengonsumsi lemak sehat bersama bayam. (nano)
Tinggalkan Komentar