7 Alasan Ini akan Meyakinkan Anda untuk Menambahkan Sawo ke dalam Diet Anda

banner 468x60
Sawo adalah buah lain yang dapat Anda gunakan untuk perawatan kulit. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Sawo adalah buah yang lezat dan sehat! Meskipun cukup manis dan tinggi kalori, manfaat kesehatannya layak untuk dicoba!

Bukankah musim dingin terasa lebih manis dengan manisnya sawo? Ini adalah buah tropis yang lezat dari keluarga Sapotaceae dan juga dikenal sebagai “sapodilla” atau “sapota.” Sawo dipersenjatai dengan banyak manfaat nutrisi yang dapat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan. Tetapi karena tinggi kalori, buah ini termasuk dalam kategori buah-buahan seperti mangga, jeruk, dan nangka.

Dikutip dari Healthshots, Selasa (17/3/2026), buah sawo tidak begitu populer di kalangan generasi sekarang, tetapi di masa lalu, orang-orang sangat menikmatinya sebagai camilan siang hari. Bahkan, sawo merupakan bahan populer dalam banyak smoothie, shake, dan makanan penutup.

Deepti Khatuja, Kepala Ahli Gizi Klinis, Fortis Memorial Research Institute, Gurugram mengatakan, “Chikoo menjaga kesehatan secara keseluruhan karena kaya akan berbagai nutrisi seperti vitamin A dan C dan digunakan untuk sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antivirus. Selain sebagai sumber serat makanan yang baik, sawo juga mengandung nutrisi penting lainnya seperti kalium, natrium, tembaga, besi, dan magnesium.”

Selain buah utamanya, bagian lain seperti kulit dan daunnya juga digunakan untuk mengobati pilek dan batuk karena mengandung efek antidiare, diuretik, antihiperglikemik, antibiotik, dan hipokolesterolemik.

Berikut 6 alasan bagus untuk makan sawo:

Deepti Khatuja mengatakan sawo sebaiknya dihindari atau dikonsumsi dalam jumlah terbatas oleh mereka yang sedang mencoba menurunkan berat badan karena tinggi kalori. Mengesampingkan kekhawatiran tersebut, Anda dapat menikmati manfaat kesehatan berikut:

1. Meredakan sembelit
Buah sawo merupakan sumber serat makanan yang kaya, sehingga menjadikannya pencahar alami yang sangat baik. Kandungan seratnya meredakan sembelit. Serat membantu melindungi selaput lendir usus besar dan membuatnya tahan terhadap infeksi.

2. Agen anti-inflamasi
Kandungan tanin (senyawa polifenol) yang tinggi menjadikan sapota atau sawo sebagai agen anti-inflamasi yang penting. Ini membantu memperbaiki kondisi saluran pencernaan melalui pencegahan penyakit seperti esofagitis, enteritis, sindrom iritasi usus besar, dan gastritis. Ini juga mengurangi peradangan dengan mengurangi pembengkakan dan nyeri.

3. Bermanfaat untuk kulit dan rambut
Jus sawo membantu kulit dan menjaga kepala tetap sehat dan ternutrisi, serta membantu pertumbuhan rambut. Jus ini juga efektif dalam mengobati kerontokan rambut akibat pembengkakan di kepala. Selain itu, antioksidan ditemukan dalam jumlah yang baik di dalam sawo. Oleh karena itu, jus ini bermanfaat dalam menghentikan proses penuaan karena menghilangkan radikal bebas, dan juga mengurangi kerutan.

4. Mengontrol tekanan darah
Magnesium dalam sawo menjaga pembuluh darah tetap berfungsi dengan baik, dan kalium mengatur tekanan darah dan sirkulasi.

5. Manfaat untuk kanker
Sawo mengandung antioksidan dosis tinggi dan telah terbukti efektif dalam menurunkan risiko berbagai jenis kanker. Selain itu, vitamin A dan B membantu menjaga kesehatan beberapa lapisan mukosa tubuh dan tekstur kulit. Vitamin A juga memberikan perlindungan dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

6. Tulang yang sehat
Jumlah tambahan kalsium, fosfor, dan zat besi dibutuhkan oleh tulang untuk meningkatkan daya tahannya. Karena kaya akan kalsium, zat besi, dan fosfor, buah sawo sangat membantu dalam meningkatkan dan memperkuat tulang.

7. Sifat antivirus dan antijamur
Karena adanya antioksidan polifenolik, sawo diketahui memiliki beberapa sifat antivirus, antiparasit, dan antibakteri. Antioksidan mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh manusia. Vitamin C menghancurkan radikal bebas berbahaya sedangkan kalium, zat besi dan folat, niasin dan asam pantotenat memfasilitasi fungsi sistem pencernaan yang tepat.

Cara Mengonsumsi Buah Sawo
Sawo dikonsumsi mentah dengan mengambil daging buahnya atau membuat selai atau sorbet. Buah ini juga ditambahkan ke dalam pancake dan kue. Selain itu, sawo juga dapat diolah menjadi puding, jus, es krim, atau milkshake.

Khatuja mengatakan bahwa untuk pola makan sehat dan seimbang, disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 5-8 porsi buah dan sayuran musiman dalam sehari. Jadi, sertakan juga sapodilla dalam diet Anda. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *