6 Cara Mudah Mengatasi Kulit Terkelupas Akibat Terbakar Sinar Matahari di Rumah

banner 468x60
Bagaimana cara mengatasi kulit terkelupas akibat terbakar sinar matahari? (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Apakah Anda mencari cara untuk menghilangkan kulit terkelupas akibat terbakar sinar matahari? Cobalah pengobatan rumahan sederhana ini untuk mengurangi peradangan dan kemerahan.

Berjemur di bawah sinar matahari terasa menenangkan dan memberi Anda asupan vitamin D yang sangat dibutuhkan, tetapi terlalu banyak dapat menyebabkan kulit terkelupas. Paparan sinar matahari yang terlalu lama selama musim ini dapat menyebabkan kulit terbakar, yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, rasa terbakar, dan pengelupasan.

Diukutip dari Healthshots, Sabtu (18/10/2025), banyak bahan rumah tangga yang umum dapat digunakan untuk meringankan gejala kerusakan akibat sinar UV dan menenangkan serta memperbaiki kulit Anda. Berikut adalah beberapa pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda merawat kulit setelah terpapar sinar matahari.

Apa itu kulit terkelupas akibat terbakar sinar matahari?
Pengelupasan kulit akibat terbakar sinar matahari terjadi karena paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama saat kulit Anda basah. Jadi, setelah kulit terbakar, dapat menyebabkan lepuh, kemerahan, ruam, dan bahkan pengelupasan kulit.

“Awalnya Anda akan mengalami kemerahan, nyeri, dan bahkan gatal, lalu secara bertahap, seiring mereda atau mengering dan bertambah satu atau dua hari, kulit Anda akan mulai terasa terbakar dan mengelupas. Tidak ada istilah khusus untuk kulit terbakar akibat sinar matahari yang mengelupas. Kulit yang mengelupas terjadi pada kulit yang terbakar sinar matahari,” kata Dokter Kulit Dr. Seema Oberoi Lall.

6 Pengobatan Rumahan untuk Kulit Terbakar Akibat Sinar Matahari yang Mengelupas
Berikut adalah beberapa pengobatan rumahan yang mudah dan efektif untuk mengatasi kulit terbakar akibat sinar matahari yang mengelupas.

1. Oleskan gel lidah buaya
Mengoleskan gel lidah buaya secara topikal dapat menenangkan dan melembapkan kulit yang terbakar sekaligus mengurangi peradangan, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology. Kedua sifat ini mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi waktu pengelupasan kulit. Oleskan gel langsung dari daun lidah buaya ke kulit Anda, atau gunakan produk gel lidah buaya alami yang dijual bebas. Gel lidah buaya apa pun yang dibeli dari toko dengan pengawet kimia harus dihindari karena dapat memperparah iritasi.

2. Gunakan kompres dingin
Belum terbukti secara ilmiah bahwa pengelupasan kulit akan berhenti dengan menggunakan kompres dingin atau mandi air dingin. Namun, kompres dingin mungkin dapat membantu jika kulit Anda meradang dan terasa tidak nyaman.

Es batu dapat dibungkus dengan waslap atau dimasukkan ke dalam kantong kain besar untuk membuat kompres dingin buatan sendiri. Es tidak boleh dioleskan langsung ke kulit yang terbakar sinar matahari karena suhu dingin yang intens dapat memperparah pengelupasan dan memperlambat proses penyembuhan.

3. Mandi oatmeal
Oatmeal koloid mengandung efek anti-inflamasi, sebagaimana disebutkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Drugs in Dermatology. Hasilnya, oatmeal koloid dapat meredakan iritasi dan kekeringan akibat sengatan matahari. Selain itu, oatmeal koloid meningkatkan kemampuan kulit untuk mempertahankan kelembapan, yang mempercepat penyembuhan.

Ada perbedaan antara oatmeal sarapan dan oatmeal koloid. Oatmeal koloid dapat dibuat menggunakan oat utuh. Giling beberapa oat utuh mentah menjadi bubuk halus dengan food processor atau blender. Tuang dua hingga tiga cangkir bubuk ini ke dalam bak mandi air dingin atau hangat kuku dan diamkan selama sepuluh hingga lima belas menit.

4. Tetap terhidrasi
Sangat penting untuk mengatasi kulit terbakar sinar matahari dari dalam. Minum air putih yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Orang dengan kulit mengelupas akibat kulit terbakar sinar matahari membutuhkan lebih banyak air untuk menghidrasinya.

5. Kenakan pakaian longgar
Pakaian ketat dan kulit terbakar sinar matahari merupakan kombinasi yang tidak nyaman. Kenakan pakaian longgar dan nyaman agar kulit Anda dapat bernapas dan mengurangi risiko gesekan dan masalah tambahan.

6. Lembapkan kulit
Lembapkan dengan baik, dan gunakan pembersih ringan untuk membersihkan area tersebut. Anda dapat mengoleskan minyak kelapa jika kulit Anda tidak rentan berjerawat. Anda dapat menggunakan gel lidah buaya jika kulit Anda rentan berjerawat dan terlalu berminyak atau pelembap ringan.

Berapa lama kulit Anda mengelupas setelah kulit terbakar sinar matahari? Prosesnya bisa memakan waktu antara 3-4 hari hingga 10 hari, seminggu, atau bahkan 10 hari. Semakin dini Anda mengatasinya, semakin baik dan semakin cepat membaik.

5 Cara Mencegah Kulit Terkelupas Akibat Terbakar Sinar Matahari
Berikut beberapa cara efektif yang akan membantu Anda mencegah kulit terkelupas akibat terbakar sinar matahari.

1. Lindungi Diri Anda dari Sinar Matahari
Anda perlu melindungi diri dari sinar matahari jika berada di luar ruangan dalam waktu lama, terutama jika Anda pergi mendaki atau berada di pantai. Jadi, lindungi diri Anda dengan menggunakan topi atau syal.

2. Gunakan Tabir Surya Tahan Air
Oleskan tabir surya dengan SPF 40 atau lebih tinggi setiap dua jam. Oleskan kembali tabir surya setelah sekitar satu jam jika Anda berada di kolam renang. Jadi, Anda perlu berhati-hati tentang berapa banyak tabir surya yang harus Anda gunakan jika berada di luar ruangan. Orang dengan kulit yang lebih terang perlu lebih memperhatikan berapa banyak tabir surya yang mereka gunakan, tetapi bukan berarti orang dengan kulit yang lebih gelap harus menghindarinya.

3. Jaga hidrasi tubuh
Minumlah banyak cairan agar tetap terhidrasi. Anda juga bisa mengonsumsi jus dan minuman lain untuk menghindari dehidrasi.

Pengelupasan kulit merupakan aspek normal dari proses penyembuhan setelah terbakar sinar matahari. Pengobatan rumahan yang mudah dan sederhana ini dapat membantu mengurangi peradangan, iritasi, dan kemerahan, serta mempercepat penyembuhan dan mengurangi keparahan masalah. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *