Sukoharjonews.com (Semarang) — Hingga medio Mei 2026, sebanyak 6.271 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah telah beroperasi. Jumlah tersebut sebesar 73% dari yang ditargetkan. Dari yang sudah beroperasi tersebut, 2.769 unit koperasi telah memiliki bangunan gedung.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, capaian tersebut menjadikan Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah gedung dan operasional KDKMP tertinggi nasional.
“Gedung KDKMP yang sudah terbangun di Jawa Tengah ada 2.679 bangunan. Ini akan terus bertambah. Kalau yang sudah operasional ada 6.271 koperasi,” kata Luthfi, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Selasa (19/5/2026).
Pada saat peresmian oleh Presiden Prabowo, ada 1.061 KDKMP yang diresmikan, dimana sebanyak 531 koperasi ada di Jawa Tengah sedangkan 530 lainnya di Jawa Timur. Sebanyak 531 koperasi itu merupakan hasil dari percepatan pembangunan gedung yang berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro.
Disisi lain, berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), Kabupaten Wonogiri menjadi daerah dengan pembangunan gedung terbanyak yaitu 186 gedung, disusul Boyolali 180 gedung, dan Klaten 174 gedung.
Ahmad Luthfi menjelaskan, KDKMP di Jawa Tengah sudah banyak yang sudah operasional, walaupun gedung yang dibangun belum jadi. Dia mencontohkan, ada KDKMP yang baru memiliki satu gerai atau 2-3 gerai, tetapi sudah operasional.
Luthfi meminta Dinas Koperasi Provinsi dan kabupaten/kota berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro, untuk mempercepat pembangunan gedung KDKMP yang hingga kini belum selesai.
Dalam kesempatan itu, Luthfi menekankan, KDKMP merupakan koperasi yang berbasis desa. Karenanya, dia meminta agar kearifan lokal dan potensi desa menjadi produk unggulan dari koperasi itu sendiri. (nano)
Tinggalkan Komentar