Sukoharjonews.com – Bagi sebagian orang, buah lemon dipercaya dapat membantu mencerahkan kulit. Lemon banyak diminati karena menjadi bahan dapur murah yang bisa dimasukkan sebagai bahan dalam pembuatan lulur dan masker.
Namun, bagi mereka yang sudah mengetahui bahwa buah lemon berbahaya untuk kulit, pastinya akan merasa geram. Pasalnya asam dalam jeruk lemon dapat menyebabkan kekeringan, kemerahan, dan pengelupasan kulit yang berlebihan. Efek ini bisa lebih buruk jika Anda memiliki kulit sensitif.
Oleh karena itu, mengutip dari Idiva melalui BrilioBeauty, Jumat (27/1//2023), berikut masalah kulit yang akan terjadi saat Anda menggunakan lemon:
1. Merusak Kulit
Seperti yang diketahui bahwa lemon mengandung vitamin C yang baik untuk kulit, oleh karena itu jus lemon pasti memiliki banyak manfaat untuk kulit. Kandungan lain di dalamnya yang bermanfaat untuk mencerahkan bintik hitam, adalah niasin, kandungan yang merupakan bahan utama dalam krim pencerah kulit. Padahal sebenarnya, yang tak disadari orang adalah bahwa jus lemon juga mengandung jutaan bahan kimia lain.
Bahan kimia tersebut disaring oleh laboratorium sebuah produk skincare saat mereka mengambil air perasan lemon mentah dan hanya mengekstrak Vitamin C. Saat Anda mengaplikasikan ke kulit Anda dari buahnya secara langsung, berarti artinya, Anda telah menggunakan bahan kimia yang begitu besar dan akan berdampak buruk bagi kesehatan kulit Anda.
2. Dapat Menyebabkan Luka Bakar pada Kulit
Air perasan lemon memiliki pH berkisar antara 3,3 hingga 2, yang jauh di bawah batas 5,5 yang diizinkan untuk kulit. Sifatnya yang sangat asam ini membuatnya menjadi bahan topikal yang buruk untuk kulit. Jadi, jika Anda mengalami ruam dan reaksi setelah mengoleskan air perasan lemon bukanlah hal yang aneh. Seringkali, kerusakan yang disebabkan akan membutuhkan waktu lama untuk sembuh.
3. Dapat Memperparah Jerawat
Air perasan lemon adalah astringen, yang artinya menyerap minyak. Sifat kering ini membuat sebagian orang akan merekomendasikan air perasan lemon untuk orang dengan kulit berminyak dan berjerawat. Sebaiknya, hindari hal ini karena akan berdampak buruk pada kulitmu. Zat astringen pada lemon adalah salah satu kandungan yang dapat menimbulkan iritasi. Oleh karena itu, mengoleskannya pada kulit yang sensitif, seperti kulit berjerawat justru akan memperparah peradangan jerawat.
4. Menggunakan Lemon untuk Scrub Adalah Hal yang Buruk
Jika kamu mengira bahwa menggunakan air perasan lemon dan menggunakannya bersama gula, ternyata adalah keputusan yang salah. Jus lemon bersifat abrasif pada kulit. Jika digabungkan dengan exfoliant alami seperti gula, yang memiliki tekstur bergerigi dan tajam akan dapat menyebabkan sobekan mikro pada kulit. Hal ini justru akan menyebabkan masalah baru pada kulit Anda.
5. Zat Pewangi pada Lemon Dapat Menguap dan Membuat Kulit Sensitif
Menurut Paula’s Choice, “lemon mengandung bahan kimia pewangi yang mudah menguap dan dikenal sebagai limonene”. Limonene merupakan yang merupakan zat yang dapat membuat kulit menjadi sensitif. Tak sedikit orang yang menggunakan perawatan kulit dengan wewangian secara bebas, tanpa menyadari kerusakan mikroskopis yang ditimbulkan oleh produk tersebut. Hal itu akan terjadi secara bertahap pada kulit, yang pada akhirnya membuatnya lebih rentan terhadap kerusakan. (cita septa/mg)
Tinggalkan Komentar