Sukoharjonews.com – Jus jeruk secara alami kaya akan nutrisi seperti vitamin C dan potasium. Varietas komersial sering kali juga diperkaya dengan kalsium dan vitamin D. Namun, terdapat kontroversi mengenai apakah hal tersebut berkontribusi terhadap pola makan yang sehat atau tidak.
Dikutip dari Healthline, Rabu (7/2/2024), jus jeruk dinikmati di seluruh dunia. Itu dibuat dengan memeras jeruk untuk diambil sarinya, baik dengan tangan atau menggunakan metode komersial.
Berikut 5 manfaat jus jeruk bagi kesehatan.
1. Kaya akan Beberapa Nutrisi Penting
Jus jeruk kaya akan banyak nutrisi, termasuk vitamin C, folat, dan potasium.
Satu porsi jus jeruk berukuran 8 ons (240 ml) menyediakan sekitar (1):
– Kalori: 110
– Protein: 2 gram
– Karbohidrat: 26 gram
– Vitamin C: 67% dari Referensi Asupan Harian (RDI)
– Folat: 15%
– Kalium: 10%
– Magnesium: 6%
Jus jeruk merupakan sumber terkonsentrasi vitamin C , vitamin yang larut dalam air yang berfungsi ganda sebagai antioksidan kuat dan memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C membantu meningkatkan pembentukan tulang, penyembuhan luka, dan kesehatan gusi.
Jus jeruk juga kaya akan folat , yang dibutuhkan untuk sintesis DNA dan mendukung tumbuh kembang janin. Belum lagi, ini merupakan sumber mineral potasium yang sangat baik, yang mengatur tekanan darah, mencegah pengeroposan tulang, dan melindungi dari penyakit jantung dan stroke.
2. Tinggi Antioksidan
Antioksidan dalam jus jeruk meningkatkan kesehatan dengan mencegah kerusakan oksidatif – ketidakseimbangan antara antioksidan dan molekul tidak stabil yang dikenal sebagai radikal bebas. Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Mereka bahkan dapat membantu melindungi terhadap kondisi kronis, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
Jus jeruk merupakan sumber antioksidan yang baik seperti flavonoid, karotenoid, dan asam askorbat. Sebuah penelitian selama 8 minggu menemukan bahwa minum 25 ons (750 ml) jus jeruk setiap hari meningkatkan status antioksidan secara signifikan.
Studi lain memiliki temuan serupa, melaporkan bahwa minum 20 ons (591 ml) jus jeruk setiap hari selama 90 hari meningkatkan status antioksidan total pada 24 orang dewasa dengan kolesterol dan trigliserida tinggi. Selain itu, dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 4.000 orang dewasa, jus jeruk dianggap sebagai salah satu sumber antioksidan utama dalam pola makan rata-rata orang Amerika — bersama dengan teh, beri , anggur, suplemen, dan sayuran.
3. Dapat Membantu Mencegah Batu Ginjal
Batu ginjal adalah endapan mineral kecil yang menumpuk di ginjal, sering kali menyebabkan gejala seperti nyeri hebat, mual, atau darah dalam urin. Jus jeruk dapat meningkatkan pH urin sehingga membuatnya lebih basa. Penelitian menunjukkan bahwa memiliki pH urin yang lebih tinggi dan basa dapat membantu mencegah batu ginjal.
Sebuah penelitian kecil mengamati bahwa jus jeruk lebih efektif daripada limun dalam mengurangi beberapa faktor risiko batu ginjal. Studi lain pada 194.095 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi jus jeruk setidaknya sekali sehari memiliki risiko 12% lebih rendah terkena batu ginjal dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu porsi dalam seminggu.
4. Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung
Penyakit jantung adalah masalah serius yang menyebabkan lebih dari 17 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum jus jeruk dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung – seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi – dan membantu menjaga jantung Anda tetap sehat dan kuat.
Misalnya, sebuah penelitian pada 129 orang menemukan bahwa konsumsi jus jeruk dalam jangka panjang menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL “jahat”. Selain itu, tinjauan terhadap 19 penelitian mencatat bahwa minum jus buah efektif dalam menurunkan tekanan darah diastolik (angka terbawah) pada orang dewasa.
Jus jeruk juga terbukti meningkatkan kadar kolesterol HDL “baik” pada orang dengan kadar kolesterol tinggi – yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.
5. Dapat Mengurangi Peradangan
Peradangan akut adalah bagian normal dari respon imun yang dirancang untuk melindungi terhadap penyakit dan infeksi. Namun, peradangan tingkat tinggi yang berkelanjutan dalam jangka panjang diperkirakan berkontribusi pada perkembangan penyakit kronis.
Peningkatan penanda peradangan seperti protein C-reaktif (CRP), interleukin-6 (IL-6), dan tumor necrosis factor-α (TNF-α) semuanya terlihat pada kondisi seperti sindrom metabolik, penyakit jantung, dan kanker tertentu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jus jeruk dapat mengurangi peradangan dan masalah yang terkait dengannya.
Sebuah ulasan menemukan bahwa jus jeruk memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi tingkat penanda peradangan spesifik yang terkait dengan penyakit kronis. Selain itu, penelitian selama 8 minggu pada 22 orang menunjukkan bahwa meminum jus jeruk segar dan jus jeruk komersial menurunkan penanda peradangan seperti CRP dan IL-6 – yang berpotensi membantu pencegahan penyakit. (fadila-mg1/nano)
Tinggalkan Komentar