
Sukoharjonews.com – Berikut adalah 5 jenis makanan sehat yang akan meningkatkan kesehatan keluarga Anda dan melindungi mereka dari risiko penyakit apa pun.
Nutrisi dan kesejahteraan keluarga adalah tanggung jawab yang tidak dapat Anda anggap enteng. Terutama dengan dunia yang bergerak begitu cepat dan semua orang sibuk dengan pekerjaan mereka, sulit untuk menjaga pola makan seimbang, mengonsumsi makanan sehat, dan mempertahankan asupan nutrisi yang tepat untuk semua orang. Oleh karena itu, kita perlu menemukan pilihan makanan kaya nutrisi yang dibutuhkan setiap anggota keluarga Anda setiap hari.
Dikutip dari Healthshots, Jumat (27/2/2026), Sanchita Pathak, Konsultan Diet Senior, The Himalayan Organics, mencantumkan 5 jenis makanan kaya nutrisi yang harus dikonsumsi keluarga Anda setiap hari.
Berikut adalah 5 jenis makanan sehat yang sebaiknya Anda konsumsi setiap hari:
1. Vitamin
Vitamin meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat gigi dan tulang, membantu metabolisme, dan meningkatkan aliran darah yang tepat ke otak dan sistem neurologis. Seseorang biasanya dapat memperoleh semua vitamin yang dibutuhkan melalui diet yang kaya akan sayuran, buah-buahan, dan protein tanpa lemak. Jangan lupa untuk memasukkannya dalam diet harian Anda. Mereka yang mengonsumsi lebih sedikit buah dan sayuran dan mereka yang memiliki masalah pencernaan mungkin perlu mengonsumsi suplemen vitamin dengan saran dokter untuk menghindari atau meminimalkan kekurangan.
2. Mineral
Pathak menjelaskan, “Mineral dibagi menjadi dua kategori: mineral primer dan mineral mikro. Untuk kesehatan maksimal, tubuh membutuhkan keseimbangan mineral dari kedua jenis tersebut.”
Mineral primer meliputi magnesium, kalsium, fosfor, sulfur, natrium, kalium, dan klorida. Peran nutrisi ini adalah untuk menyeimbangkan kadar air, menjaga kesehatan kulit, rambut, dan kuku, serta meningkatkan kesehatan tulang.
Di sisi lain, mineral mikro seperti zat besi, seng, mangan, kromium, tembaga, dan yodium membantu memperkuat tulang, menjaga kesehatan gigi, memastikan aliran darah dan oksigen yang baik, menjaga tekanan darah tetap terkontrol, dan menjaga keseimbangan kekebalan tubuh. Untuk mendapatkan asupan mineral secara teratur, konsumsilah daging, produk susu, kacang-kacangan, dan sereal dalam porsi kecil dalam diet Anda.
3. Protein
Protein terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk menjamin pertumbuhan otot, tulang, rambut, dan kulit. Protein juga membantu perkembangan dengan memproduksi antibodi, hormon, dan senyawa vital lainnya serta bertindak sebagai sumber bahan bakar untuk sel dan jaringan sesuai kebutuhan. Anda bisa mendapatkan protein dari berbagai produk susu, unggas, ikan, kacang-kacangan, dan beberapa biji-bijian, termasuk quinoa.
4. Lemak
Diet tinggi lemak umumnya dikaitkan dengan kesehatan yang buruk. Lemak tertentu, di sisi lain, dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal. Lemak sehat ini memberikan energi bagi tubuh dan membantu berbagai proses. Namun, mengonsumsi lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda sangat penting, sementara membatasi atau menghindari lemak jenuh dan lemak trans.
“Menurut Pedoman Diet terbaru dari para ahli, seseorang harus mendapatkan 20-35 persen kalori mereka dari lemak sehat. Alpukat, ikan berlemak, kacang-kacangan, telur, dan cokelat hitam kaya akan lemak sehat,” tambah Pathak.
5. Karbohidrat
Karbohidrat dibagi menjadi dua kategori: sederhana dan kompleks. Karbohidrat sederhana seperti roti putih, pasta, dan nasi harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Tubuh, di sisi lain, membutuhkan karbohidrat kompleks yang terdapat dalam makanan sehat seperti beras merah, quinoa, ubi jalar, dan jagung. Karbohidrat kompleks membantu mendukung fungsi otak, sistem kekebalan tubuh, dan kemampuan sistem neurologis untuk melakukan aktivitas, serta membantu pencernaan.
Menurut para ahli, karbohidrat kompleks harus mencakup 45-65 persen dari kalori harian seseorang.
Pathak mengatakan, “Kekhawatiran utama adalah bahwa dengan perubahan gaya hidup dan dunia yang serba cepat, kita sering gagal mengonsumsi makanan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita. Oleh karena itu, para ahli kesehatan saat ini merekomendasikan suplemen makanan. Namun, suplemen ini hanya boleh dikonsumsi setelah mendapat bimbingan yang tepat dari dokter.” (nano)















Facebook Comments