Sukoharjonews.com – Blueberry merupakan sumber nutrisi penting yang luar biasa. Ketahui manfaat kesehatan blueberry yang luar biasa untuk jantung, otak, dan lainnya.
Blueberry berukuran kecil, tetapi kaya akan nutrisi! Dikenal karena rasa jeruknya, buah beri berwarna biru atau ungu ini sangat baik untuk Anda karena merupakan sumber nutrisi penting dan merupakan salah satu makanan antioksidan terbaik.
Dikutip dari Healthshots, Selasa (9/9/2025), temukan berbagai manfaat kesehatan blueberry untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.
Apa itu blueberry?
Blueberry adalah buah beri yang cukup kecil, bulat, dan manis. Warnanya biru atau ungu dan dikenal karena rasanya yang lezat serta berbagai manfaat kesehatannya. Blueberry kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral, menjadikannya tambahan yang cukup populer dan bergizi untuk berbagai hidangan, seperti sereal sarapan, smoothie, salad, dan makanan penutup.
Menurut ahli gizi Avni Kaul, blueberry umumnya dianggap sebagai ‘makanan super’ karena potensi efek positifnya terhadap kesehatan jantung, fungsi otak, dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Manfaat kesehatan utama blueberry
Blueberry bukan hanya tambahan yang lezat untuk sarapan atau camilan Anda. Blueberry juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Beberapa manfaat tersebut meliputi:
1. Blueberry kaya akan antioksidan
Akibat stres atau gaya hidup yang buruk, tubuh kita melepaskan radikal bebas, juga dikenal sebagai stres oksidatif, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kronis, bahkan kanker. Sangat penting bagi kita untuk memasukkan antioksidan ke dalam pola makan sehari-hari untuk melawan efek stres oksidatif dan menjaga kekebalan tubuh kita. Blueberry merupakan sumber antioksidan yang kaya.
“Kaya antioksidan, blueberry terkenal karena kemampuannya melawan stres oksidatif, mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Blueberry juga merupakan sumber vitamin C dan K yang baik, serta mangan. Kandungan antioksidannya tidak hanya mendukung sistem kekebalan tubuh tetapi juga berkontribusi pada kesehatan jantung dengan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular,” kata Avni Kaul.
2. Kaya serat
Serat dapat diperoleh dari konsumsi cairan yang lebih banyak atau dari memasukkan makanan kaya serat ke dalam pola makan Anda. Blueberry adalah salah satu buah yang kaya serat, yang mencegah masalah pencernaan seperti sembelit sekaligus mendukung manajemen berat badan.
3. Blueberry rendah kalori
Secara nutrisi, blueberry merupakan sumber rendah kalori. Satu cangkir blueberry segar mengandung sekitar 84 kalori dan mengandung sekitar 85 persen air. Hal ini menjadikannya sangat baik sebagai makanan super penurun berat badan.
4. Khasiat anti-inflamasi
Kandungan antosianin yang tinggi, senyawa yang bertanggung jawab atas warna biru tua pada buah beri, berkontribusi pada khasiat anti-inflamasi blueberry. Ini meringankan gejala kondisi peradangan seperti artritis. Kehadiran antosianin telah dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif, yang berpotensi membantu mencegah penurunan kognitif terkait usia. Selain itu, peradangan di usus atau tubuh juga dapat dikurangi secara signifikan berkat sifat blueberry tersebut.
5. Meningkatkan fungsi kognitif
“Blueberry telah dikenal karena kemampuannya untuk meningkatkan fungsi kognitif dan daya ingat, menjadikannya camilan yang meningkatkan kinerja otak. Memasukkan buah beri yang kaya nutrisi ini ke dalam pola makan Anda dapat berkontribusi pada kesejahteraan dan vitalitas secara keseluruhan,” ujar Avni Kaul.
Berapa asupan harian blueberry yang direkomendasikan?
Ukuran porsi blueberry yang direkomendasikan dapat bervariasi berdasarkan kebutuhan diet individu, kondisi kesehatan, dan preferensi pribadi. Namun, pedoman umum adalah mengonsumsi sekitar setengah hingga 1 cangkir (sekitar 75 hingga 150 gram) blueberry segar atau beku setiap hari.
Memasukkan beragam buah dan sayuran ke dalam pola makan Anda sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dan blueberry dapat menjadi bagian yang lezat dan bergizi. Ingatlah bahwa konsumsi secukupnya adalah kuncinya, karena konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang.
Apakah ada efek samping dari mengonsumsi blueberry?
Blueberry biasanya aman dan sehat bagi kebanyakan orang, tetapi penting untuk menyadari beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti:
1. Alergi
Jarang terjadi, tetapi jika Anda memiliki alergi terhadap buah beri atau buah-buahan, konsultasikan dengan ahli gizi yang berkualifikasi sebelum menambahkan blueberry ke dalam menu makanan Anda.
2. Masalah Pencernaan
Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kembung, gas, atau diare pada sebagian orang.
3. Interaksi Obat
Blueberry dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Jika Anda sedang menjalani pengobatan, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi yang berkualifikasi sebelum mengonsumsinya dalam jumlah besar.
4. Oksalat
Kadar oksalat yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal pada individu yang rentan. Jika Anda memiliki riwayat batu ginjal, kurangi konsumsi Anda.
5. Residu Pestisida
Pertimbangkan untuk mencuci blueberry yang ditanam secara konvensional hingga bersih atau pilih yang organik untuk meminimalkan paparan pestisida.
Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, blueberry merupakan tambahan yang lezat dan bergizi untuk menu makanan Anda. Jika Anda memiliki masalah kesehatan, konsultasikan dengan ahli gizi yang berkualifikasi.
Blueberry tak hanya lezat, tetapi juga kaya nutrisi dengan potensi manfaat bagi kesehatan jantung, manajemen berat badan, kesehatan pencernaan, dan fungsi kognitif. Jadi, saat Anda ingin ngemil, cobalah segenggam blueberry untuk mendapatkan sensasi rasa dan meningkatkan kesehatan Anda. (nano)
Tinggalkan Komentar