Sukoharjonews.com – Kolesterol tinggi sering disebut ‘pembunuh diam-diam’, dan ada alasan kuat untuk hal ini. Kolesterol tinggi menumpuk perlahan di arteri Anda, seringkali tanpa gejala yang jelas, sehingga diam-diam meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Anda mungkin merasa baik-baik saja, tetapi tubuh Anda mungkin masih mencoba memberi tahu Anda sesuatu.
Dikutip dari Healthshots, Rabu (3/9/2025), tanda-tanda halus seperti kelelahan yang tidak biasa, rasa tidak nyaman di dada saat beraktivitas, atau bahkan benjolan kecil kekuningan di dekat mata atau persendian bisa menjadi tanda peringatan dini. Sinyal-sinyal diam-diam ini mudah diabaikan, tetapi bisa jadi merupakan tanda-tanda yang coba disampaikan tubuh Anda tentang kadar kolesterol tinggi.
Oleh karena itu, memperhatikan gejala kolesterol tinggi dengan saksama dan bertindak dini dapat membuat perbedaan besar, tidak hanya untuk kesehatan jantung Anda, tetapi juga untuk kesejahteraan Anda secara keseluruhan.
Mungkinkah benjolan kuning di sekitar mata Anda berarti sesuatu yang lebih?
Pernahkah Anda memperhatikan benjolan lunak kekuningan yang muncul di kulit di sekitar kelopak mata atau di dekat persendian Anda? Mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi benjolan ini disebut Xanthelasma palpebrarum, yang bisa lebih dari sekadar masalah kosmetik. Menurut penelitian yang dipublikasikan di StatPearls, benjolan ini sebenarnya adalah endapan kecil kolesterol di bawah kulit, dan meskipun tidak berbahaya, bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang berjuang melawan kadar kolesterol tinggi.
Penumpukan lemak ini cenderung muncul di sekitar sudut dalam kelopak mata, terutama di kelopak mata atas. Meskipun tidak semua orang dengan gejala kolesterol tinggi akan mengalami xanthelasma, keberadaannya bisa menjadi tanda peringatan dini tubuh Anda. Jika Anda merasakannya, sebaiknya periksakan kolesterol Anda; jika tidak, kesehatan jantung Anda berisiko.
Apakah rasa lelah yang terus-menerus merupakan peringatan kesehatan jantung?
Kita semua merasa lelah dari waktu ke waktu, tetapi jika Anda terus-menerus kelelahan, bahkan setelah tidur nyenyak, bisa jadi itu bukan sekadar stres atau jadwal yang padat. Kelelahan yang tidak biasa dan terus-menerus terkadang bisa menjadi gejala kolesterol tinggi yang samar. Ketika kolesterol menumpuk di arteri Anda, kolesterol akan menyempit, sehingga darah sulit mengalir dengan lancar.
Akibatnya, jantung Anda harus bekerja ekstra keras untuk memasok oksigen ke tubuh, yang dapat membuat Anda merasa sangat lelah atau lesu. Menurut penelitian dalam Journal of Psychosomatic Research, kelelahan mungkin terkait dengan berkurangnya aliran darah yang disebabkan oleh penyumbatan arteri. Jika Anda merasa lelah setiap hari, mungkin sudah saatnya untuk memeriksa apa yang terjadi dan memeriksa kadar kolesterol Anda.
Apa sebenarnya arti ketidaknyamanan ringan di dada saat berjalan?
Jika Anda pernah merasakan sesak, tekanan, atau ketidaknyamanan ringan di dada saat berjalan cepat atau saat menaiki tangga, jangan abaikan. Sensasi ini dikenal sebagai angina, yang dapat menjadi peringatan dini gejala kolesterol tinggi bahwa jantung Anda tidak mendapatkan cukup darah kaya oksigen, seringkali karena arteri koroner yang menyempit atau tersumbat. Salah satu penyebab utama penyempitan ini? Kadar kolesterol LDL (jahat) yang tinggi.
Seperti yang dijelaskan oleh National Heart, Lung, and Blood Institute, angina adalah sinyal jantung bahwa ia sedang stres dan bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Gejala-gejala ini mungkin tidak kentara, tetapi penting.
Mengenali ketidaknyamanan ini sebagai tanda bahaya potensial memberi Anda kesempatan untuk bertindak sebelum kejadian serius seperti serangan jantung terjadi. Jika tanda-tanda ini terdengar familier, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga, jangan tunda lagi, segera konsultasikan dengan dokter dan periksakan kadar kolesterol Anda. (nano)
Tinggalkan Komentar