
Sukoharjonews.com – Kiwi, juga dikenal sebagai gooseberry Cina, adalah buah kecil berwarna cokelat dengan kulit berbulu halus, daging buah berwarna hijau cerah, dan biji hitam kecil. Rasanya yang manis dan asam unik menjadikannya salah satu buah yang paling disukai.
Dikutip dari Healthshots, Kamis (11/9/2025), kaya akan nutrisi seperti vitamin C, serat, dan antioksidan, kiwi merupakan tambahan bergizi untuk diet Anda yang memastikan fungsi tubuh yang lebih baik. Meskipun rasanya manis, kiwi merupakan buah yang aman bagi penderita diabetes. Mari kita lihat manfaat kesehatan kiwi.
10 manfaat kesehatan kiwi untuk diet kaya nutrisi
1. Sumber vitamin C
Kiwi terkenal dengan kandungan vitamin C-nya yang tinggi, yang berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Dr. Archana Batra, ahli gizi dan pendidik diabetes bersertifikat, menjelaskan, “Satu buah kiwi dapat menyediakan lebih dari asupan vitamin C harian yang direkomendasikan, membantu tubuh melawan penyakit dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
2. Kaya akan antioksidan
Kiwi kaya akan antioksidan, termasuk polifenol dan karotenoid, yang membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh. Antioksidan ini berperan dalam menetralkan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis.
3. Meningkatkan manajemen berat badan
Meskipun rasanya manis, kiwi relatif rendah kalori dan lemak, menjadikannya pilihan camilan yang mengenyangkan dan bergizi bagi mereka yang ingin mengelola berat badan. Kombinasi serat dan kandungan rendah kalori dalam kiwi meningkatkan rasa kenyang, membantu mengendalikan nafsu makan, dan mendukung tujuan penurunan atau pemeliharaan berat badan.
4. Membantu pencernaan
Kiwi merupakan sumber serat makanan yang fantastis, membantu pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus. “Serat larut dalam kiwi mendukung pergerakan usus yang teratur, sementara serat tidak larut membantu mencegah sembelit,” kata Dr. Batra. Menambahkan kiwi ke dalam menu makanan Anda dapat Berkontribusi pada sistem pencernaan yang seimbang.
5. Baik untuk kulit
Kombinasi vitamin C dan antioksidan dalam kiwi mendukung kesehatan kulit dengan meningkatkan sintesis kolagen dan melindungi kulit dari kerusakan oksidatif. Konsumsi kiwi secara teratur dapat berkontribusi pada warna kulit yang lebih muda dan cerah (cara menggunakan kiwi untuk kulit).
6. Meningkatkan kesehatan jantung
Kalium, mineral penting untuk kesehatan jantung, berlimpah dalam kiwi. Dr. Batra menjelaskan, “Elektrolit ini membantu mengatur tekanan darah, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.” Kalium dalam kiwi juga dikenal dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah. Selain itu, mengonsumsi setidaknya satu kiwi seminggu dikaitkan dengan profil lipid plasma yang lebih baik, yang berarti kadar kolesterol yang lebih rendah, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Nutrition Journal.
7. Mengelola kadar gula darah
Kiwi dapat memberikan dampak positif pada kontrol gula darah. Kandungan serat dan indeks glikemik yang rendah menjadikan kiwi buah yang berpotensi bermanfaat bagi penderita diabetes atau mereka yang ingin mengatur kadar gula darah.
8. Meningkatkan kualitas tidur
Kiwi mengandung senyawa unik yang disebut serotonin, yang sering dikaitkan dengan pengaturan suasana hati dan tidur. Menurut Dr. Batra, “Mengonsumsi kiwi sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur, menjadikannya pilihan alami dan sehat untuk mengatasi gangguan tidur.
9. Mengurangi risiko osteoporosis
Kiwi mengandung vitamin K, nutrisi penting untuk kesehatan tulang. Asupan vitamin K yang cukup mendukung penyerapan kalsium, berkontribusi pada tulang yang kuat dan sehat. Hal ini menjadikan kiwi sebagai tambahan yang berharga untuk diet seimbang yang berfokus pada kesehatan tulang.
10. Bermanfaat bagi kesehatan mata
Menurut Sight Research UK, kiwi kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan, yang dapat mendukung penglihatan dan memperlambat perkembangan kondisi kehilangan penglihatan seperti degenerasi makula dan retinopati diabetik.
Apakah ada efek samping dari mengonsumsi kiwi?
Meskipun buah kiwi umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang, ada beberapa risiko potensial yang perlu diwaspadai. Beberapa orang mungkin alergi terhadap kiwi, mengalami gejala seperti gatal, bengkak, atau kesulitan bernapas.
Selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi dalam kiwi dapat menyebabkan masalah pencernaan atau reaksi alergi pada individu yang sensitif. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau mengalami efek samping, reaksi, disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional. (nano)















Facebook Comments