10 Cara Membuat Makanan Menjadi Tahan Lama, Ternyata Mudah

Tips agar makanan tahan lama. (Foto: Pinterest)

Sukoharjonews.com – Makanan yang terbuang adalah kategori bahan terbesar di tempat pembuangan sampah, yang juga menghasilkan gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Banyak sampah bahan makanan yang terbuang karena kondisinya yang sudah tidak layak dimasak membuat banyaknya limbah di manapun.

Dengan menjauhkan bahan makanan dari menjadi sampah akan lebih menghemat uang, membantu melestarikan sumber daya nasional yang berharga di planet ini, dan menghormati para petani, pengemudi, juru masak, dan pemasok yang telah mewujudkan semuanya. Dikutip dari The Monday Campaigns, Kamis (18/1/2024) berikut cara membuat makanan menjadi tahan lama:

1. Simpan makanan dalam wadah kaca
Meskipun wadah plastik terlihat lebih nyaman, wadah kaca dengan penutup yang rapat dapat membantu membuat irisan buah, sayuran, atau sisa makanan bertahan lebih lama. Selain mengurangi noda dan bau yang tidak diinginkan, wadah kaca juga dapat dimasukkan langsung ke dalam microwave agar mudah dipanaskan kembali.

2. Pahami tanggal kedaluwarsa
Tanggal kadaluarsa dan tanggal “best-by” bisa membingungkan, namun kesimpulan utamanya adalah bahwa tanggal-tanggal tersebut umumnya berlaku untuk kualitas makanan, bukan keamanan makanan. Berikut ringkasan singkatnya: tanggal “sell-by” memberi tahu toko berapa lama produk tersebut akan dipajang untuk dijual; tanggal “baik digunakan sebelum” berlaku untuk rasa atau kualitas optimal; sedangkan tanggal “use-by” menandakan saat produk tidak lagi berada pada kualitas terbaik, menurut produsen. Untuk mengetahui apakah suatu makanan menjadi busuk, periksalah apakah ada jamur atau bau yang tidak sedap.

3. Pelajari makanan yang harus didinginkan
Banyak saran yang bertentangan mengenai makanan mana yang harus disimpan di lemari es dan mana yang tidak boleh disimpan pada suhu kamar. Makanan yang tidak cocok disimpan di lemari es adalah tomat utuh, semangka, kentang, bawang bombay, kopi, bawang putih, madu, dan roti. Makanan yang sebaiknya disimpan di lemari es adalah anggur, selai, selai kacang, tortilla, makanan matang, tauge, apel, terong, beri, brokoli, wortel, seledri, dan sayuran hijau.

4. Bekukan sisa makanan dalam kantong yang dapat ditutup kembali
Tidak ada alasan sisa makanan harus terbuang sia-sia. Belilah satu set tas freezer yang dapat ditutup kembali agar tidak ada makanan yang terbuang. Anda dapat memanaskan kembali makanan di dalam kantong, tetapi hanya selama 30 detik atau dapat berisiko melelehkan plastik atau mencairkannya di lemari es semalaman.

5. Gantung pisang diatas buah lainnya
Ini bukan hanya cara yang lucu untuk menyimpan buah. Menggantung pisang membantu mencegah memar dan menunda proses pembusukan.

6. Beli buah dan sayuran beku
Bagi mereka yang tidak bisa pergi ke supermarket secara teratur, buah-buahan dan sayuran beku adalah alternatif yang bagus untuk produk segar. Tidak hanya memiliki profil nutrisi yang serupa, buah-buahan dan sayuran beku sering kali sudah dipotong sebelumnya, sehingga menghemat waktu persiapan. Makanan ini mudah untuk dipanaskan kembali, dan tidak pernah rusak.

7. Buat smoothie
Produk apa pun yang berada pada hari terakhir dapat dengan mudah diubah menjadi smoothie yang bergizi . Cobalah untuk mencapai keseimbangan antara buah-buahan manis dan sayuran gurih. Sesendok selai kacang juga bisa membantu menyempurnakan rasanya. Atau jika memiliki banyak buah dan sayuran tambahan yang akan membusuk, masukkan ke dalam kantong freezer untuk membuat smoothie yang mudah.

8. Jika ragu, masak rebusan
Jika memiliki tambahan wortel, seledri, bawang bombay, atau sayuran lezat lainnya, Anda memiliki semua yang Anda butuhkan untuk membuat sup yang kaya rasa dan hangat.

9. Bungkus roti agar tidak basi
Ini adalah pertanyaan kuno: Bagaimana cara menjaga roti agar tidak basi? Pertama, usahakan untuk mengeluarkannya dari lemari es (suhu dingin membuatnya lebih cepat basi). Hal terbaik yang harus dilakukan adalah membungkus roti dengan handuk atau kantong kertas dan simpan di tempat yang kering.

10. Pastikan kulkas Anda memiliki suhu yang tepat
40°F atau lebih rendah. Suhu yang lebih panas memungkinkan bakteri berkembang biak. Ditambah lagi, lemari es yang lebih hangat membuat makanan lebih cepat rusak. Jika tidak mengetahui suhu lemari es, pertimbangkan untuk membeli termometer peralatan — harganya cukup terjangkau.

Untuk beragam jenis herba seperti seledri, daun bawang dan lainnya tetap segar lebih lama dengan memotong ujungnya dan mendinginkannya dalam wadah kaca berisi sedikit air, mirip dengan vas bunga. Juga bisa mencampurkan herba segar dengan minyak zaitun dan membekukannya untuk digunakan nanti. (wisnu-mg3/nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar